Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Ranah Pendidikan Inklusif
DOI:
https://doi.org/10.59638/teknos.v3i2.772Abstract
Pembelajaran berdiferensiasi merupakan produk dari kebijakan yang tertuang dalam UU no 20 tahun 2003 dan dikuatkan dengan UU no 70 tahun 2009 tentang SISDIKNAS serta hak memperoleh pendidikan yang merata untuk seluruh masyarakat Indonesia begitupun dengan PDBK (Peserta serta didik berkebutuhan khusus). Pendidikan inklusif adalah pendidikan yang diberikan kepada peserta didik dengan kelainan, baik secara fisik maupun psikis sementara pendidikan inklusif adalah sistem layanan pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pembelajaran berdiferensiasi yang dilakukan pada lingkup pendidikan inklusif serta memberikan pedoman teknis tentang pembelajaran berdiferensiasi yang ideal pada sekolah regular yang memiliki layanan pendidikan inklusif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review. Adapun hasil penelitian yang diperoleh bahwa dalam pembelajaran berdiferensiasi terdapat tiga pemetaan yakni, diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Adapun tahapan implentasi pembelajaran berdiferensiasi pada lingkup pendidikan inklusif adalah dengan; penilaian awal untuk memahami keberagaman siswa, penyesuaian tujuan dan harapan belajar, modifikasi materi dan metode pengajaran, menyediakan jenis penugasan dan proses belajar yang variatif, dukungan pendamping dan kolaborasi, evaluasi berdasarkan proses dan kemajuan individu, dan pengaturan lingkungan belajar yang fleksibel.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rofia Masrifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



