Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Pada Kelompok B Mekkah di TK Islam Al-Abrar

Authors

  • Firdayanti Firdayanti Universitas Islam Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v1i1.17

Keywords:

Sosial Emosional Anak, Peran Orang Tua, Peran Guru

Abstract

Guru dan Orang tua yang kurang memberikan perhatian pada perkembangan emosi anak menyebabkan anak menjadi kesepian, pemurung, mudah cemas, gugup, implusif dan agresif. Penelitian ini mendeskripsikan peran guru dan orang tua dalam perkembangan emosi anak di TK Islam Al-abrar. Metode penelitian yang digunakan adalah meode penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan Langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau kesimpulan. Temuan dari penelitian ini adalah guru dan orang tua berperan yang berperan dalam perkembangan emosi anak adalah bagaimana mereka membimbing dan mengarahkan anak agar dapat mematuhi aturan, memberikan kesempatan kepada anak untuk mengungkapkan perasaannya, memberikan pujian, memberikan kesempatan untuk mengekspresikan emosinya Ketika marah, senang ataupun sedih. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peran guru dan orang tua sangat berpengaruh dalam mengembangkan sosial emosional anak.

References

Ahmadi, dkk. 1991. Dasar-Dasar Pendidikan Islam Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Bumi Akara.

Aisyah, dkk., 2011. Perkembangan Dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Depdikbud. 1988. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Drajad, Z., dkk. 2005. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Hartinah, S. 2008. Pengembangan Peserta Didik. Bandung: Refika Aditama

Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mukmin, H. 2014. Peranan Fakultas Dakwah Sevagai Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dalam Pemberdayaan Masyarakat Islam di Wilayah Lampung. Lampung: Pusat Penelitian Dan Penerbitan Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, IAIN Raden Intan Lampung.

Nasir, SA. 2022. Peranan Agama Terhadap Pemecahan Problema Remaja. Jakarta: Kalam Mulia.

Partoto, PA. & Al-Barry, MD. 1994. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arloka.

Poerdarwaminto, W.J.S. 1984. Kamus Umumbahasa Indonesia. Jakarta: PN balai pustaka

Rahman, Hibana S. 2002. Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Galah

Santrock, JW. 2002. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga

Seefeld, dkk. 2008. Pendidikan Anak usia dini. Jakata: Indeks

Setiawati, E. & Sari, M. 2019. Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Buah Hati , 6(1), 46-52. https://doi.org/10.46244/buahhati.v6i1.931

Sugiono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Susanto, A. 2011. Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana

Suyadi. 2010. Psikologi Belajar Pendidikan Anak Usia Dini.Yogyakarta: Insan Madani.

Tafsir, A. 1997. Metodologi Pengajaran Agama Islam. Bandung : Remaja Rosdakarya

Tim Penyususun Kamus. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Balai Pustaka.

UU RI No 20. 2003. Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Kemendikbud

Wulan, R. 2011. Mengasah Kecerdasan Pada Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yufiarti & Chandrawati, C. 2009. Profesionalisasi Guru Paud. Jakarta: Universitas Terbuka

Downloads

Published

2022-11-27

How to Cite

Firdayanti, F. (2022). Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Pada Kelompok B Mekkah di TK Islam Al-Abrar. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 1(1), 49–62. https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v1i1.17