A Morphological Analysis of Slang Words Used in Tiktok Content
DOI:
https://doi.org/10.59638/isolek.v3i2.558Kata Kunci:
Slang, TikTok, Morphology, Word FormationAbstrak
TikTok sebagai salah satu platform media sosial yang banyak disukai oleh generasi muda, telah menjadi wadah berkembangnya berbagai inovasi linguistik, khususnya dalam bentuk slang digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis-jenis slang berdasarkan proses morfologi yang terdapat dalam konten TikTok, caption, komentar, dan teks yang muncul dalam video. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan secara daring dan dianalisis melalui teori pembentukan kata yang dikemukakan oleh Yule (2022). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa proses morfologi yang paling dominan adalah akronim, clipping, derivasi, dan blending, sementara proses coinage tidak ditemukan dalam data yang dianalisis. Keempat proses ini menggambarkan pemikiran kreatif linguistik para pengguna yang menjadi bagian dari strategi komunikasi yang turut membentuk identitas sosial di ruang digital. Slang TikTok tidak hanya bentuk kebahasaan, tetapi juga mencerminkan praktik budaya yang menunjukkan pola komunikasi dan keterikatan kelompok dalam era digital.
Referensi
Ananda, Z. F., Syukriady, D., Room, R., Fitriyanti, L., Kurniadi, P., & Uktolseja, L. J. (2025). THE SYNTAX-MORPHOLOGY INTERFACE: HOW WORD STRUCTURE INFLUENCES SENTENCE CONSTRUCTION. EDU RESEARCH, 6(1), 653-661.
Banetri, Silvy, & Siti Ainim Liusti. (2023). Karakteristik Bahasa Slang Di Kolom Komentar Akun Tiktok @IMEYHOU. Pesona: Kajian Bahasa Dan Sastra 133–42.
Dewi, Ni Putu Juliani Lestari. (2024). Penggunaan Variasi Bahasa ‘Slang Language’ Pada Platform Tiktok Untuk Generasi Z: Kajian Sosiolinguistik. Scholars 2(1):1–13. doi:10.31959/js.v2i1.2352.
Jamaludin, Anang, Dede Imtihanudin, Eneng Liah Khoiriyah, & Eka Dewi fitrohunisa. (2023). Pendampingan Pengenalan Slang Word Menggunakan Aplikasi Media Sosial Tiktok Pada Anak-Anak Kp.Golat Desa Pangkalan. KOLABORASI Jurnal Pengabdian Masyarakat 03:236–44. doi:10.56359/kolaborasi.v3i1.304.
Kamaruddin, Syamsu A., Arlin Adam, & Andi Gunawan Ratu Chakti. (2024). Komodifikasi Media Sosial Dalam Perspektif Teori Jean Baudrillard. Bosowa Journal of Education 5(1):177–80. doi:10.35965/bje.v5i1.5462.
Oktaviana, Marisa, Zainal Abidin Achmad, Heidy Arviani, & Kusnarto Kusnarto. (2021). Budaya Komunikasi Virtual Di Twitter Dan Tiktok: Perluasan Makna Kata Estetik. Satwika?: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial 5(2):173–86. doi:10.22219/satwika.v5i2.17560.
Supri, Ida Zuraida. (2021). INVESTIGATING INDONESIAN SLANGY WORDS ON TIKTOK’S COMMENTS. English Journal Literacy UTama 5(2). doi:10.33197/ejlutama.vol5.iss2.2020.2655.4585.
Yule, George. (2022). The Study of Language. 7th ed. Cambrige: Cambridge University Press.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Apriliana Apriliana, Rugaiyah Rugaiyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar | Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 09 No. 29 Makassar, Sulawesi Selatan Indonesia| International Journal of Community Service Learning is licensed under This work is licensed under Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.


