Dampak Negatif Game Online Free Fire Terhadap Keterampilan Bahasa Anak Usia 4 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.59638/isolek.v4i1.700Kata Kunci:
Online Games, Free Fire, Language SkillsAbstrak
Keterampilan bahasa dan perkembangan emosional anak usia 4 tahun, subjek penelitian adalah seorang usia 4 tahun yang diduga mengalami kecanduan game Free Fire. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan pencatatan. Hasil menunjukkan bahwa anak meniru kosa kata dan ekspresi karakter dalam game yang kurang sesuai dengan usianya, mengalami penurunan kemampuan berbahasa kontekstual, serta berkurangnya interaksi sosial dengan lingkungan. Selain itu, menunjukkan ketidakstabilan emosional seperti kemarahan berlebih saat dilarang bermain game, serta kesulitan dalam mengendalikan diri. Faktor utama penyebab kecanduan adalah kurangnya pengawasan dan pendampingan orang tua serta paparan waktu bermain yang berlebihan. Dampak negatif yang ditemukan mencakup tiga aspek: keterampilan bahasa, sosial-emosional, dan perkembangan kognitif serta konsentrasi. Penelitian menyarankan perlunya kerja sama orang tua dan lingkungan dalam membatasi durasi bermain, memberikan alternatif kegiatan edukatif, dan edukasi digital sejak dini agar anak dapat menggunakan teknologi secara bijak dan berkembang secara seimbang.
Referensi
Aini, A. N., Sari, N. K., Guru, P., & Dasar, S. (2025). ANAK USIA DINI. 7(1), 8–16.
Asmiati, L., Pratiwi, I. A., & Fardhani, M. A. (2021). Dampak penggunaan game online terhadap kemampuan berkomunikasi anak. P2M STKIP Siliwangi, 8(1), 37-45.
Hanifah, D. A., Ismail, D. H., & Akbar, M. Y. (2025). Pengaruh Game Online Terhadap Perilaku Emosional Dan Komunikasi Interpersonal Anak: Studi Literatur. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(1), 208-213.
Hasibuan, A. T., Sianipar, M. R., Ramdhani, A. D., Putri, F. W., & Ritonga, N. Z. (2022). Konsep dan karakteristik penelitian kualitatif serta perbedaannya dengan penelitian kuantitatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 8686-8692.
Hidayahtul, N., & Tifatul, A. (2025). Pengaruh Layanan Informasi Dalam Penggunaan Game Online Terhadap Minat Belajar Siswa. Biblio Couns: Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan, 8(1), 1-7.
Junaidi, R., Jailani, M. S., & Nasution, F. H. (2024). Prinsip-prinsip pengembangan kalibrasi instrumen dalam penelitian. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 11-19.
Kamilah, U., Rihlah, J., Fitriyah, F. K., & Syaikhon, M. (2020). Pengaruh Perilaku Kecanduan Gawai terhadap Perkembangan Bahasa pada Anak Usia Dini. Child Education Journal, 2(2), 61-67.
Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia. Kampret Journal, 1(2), 1-10.
Marsari, H., Neviyarni, N., & Irdamurni, I. (2021). Perkembangan emosi anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1816-1822.
Rahmadillah, A. F., Sanusi, M. A., Electra, N., & Antoni, H. (2025). Pengaruh Teknologi Digital Terhadap Pemahaman Generasi Z Tentang Pancasila. Student Scientific Creativity Journal, 3(1), 251-258.
Saputri, U. I., & Rahmawati, L. E. (2020). Analisis bentuk tindak tutur direktif dalam dialog film “rembulan tenggelam di wajahmu” karya tere liye. Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Dan Pengajaran (KIBASP), 3(2), 249-260.
Ulinnuha, I. A., & Hikmah, S. N. A. (2025). Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Media Sosial: Antara Kreativitas dan Norma Kebahasaan pada Unggahan di Media Sosial Instagram. Jotika Journal in Education, 4(2), 50-54.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Azka Ina Rotu Duja, Siska Lidia Fitri, Yulaika Nursepta Salsabila, Muhammad Ichsan Nurjam’an

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar | Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 09 No. 29 Makassar, Sulawesi Selatan Indonesia| International Journal of Community Service Learning is licensed under This work is licensed under Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.


