Kerangka Pikir Tanpa Arah: Kritik atas Lemahnya Fondasi Teoretis dalam Penelitian Pendidikan Modern

Penulis

  • Nurhayati Selvi Universitas Islam Makassar
  • Syarifuddin Ondeng Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ulfiani Rahman Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59638/isolek.v4i1.751

Kata Kunci:

research theory, framework, hypothesis, educational research

Abstrak

Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara teori, kerangka pikir, dan hipotesis dalam penelitian pendidikan. Permasalahan yang diangkat berkaitan dengan masih lemahnya kemampuan peneliti dalam merumuskan kerangka konseptual yang terpadu dan konsisten secara ilmiah. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan peran serta hubungan fungsional ketiga komponen tersebut dalam membangun rancangan penelitian yang sistematis. Metode yang digunakan berupa studi kepustakaan melalui analisis deskriptif terhadap literatur metodologi dan penelitian pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori berfungsi sebagai landasan konseptual, kerangka pikir membangun alur logis hubungan antarvariabel, dan hipotesis merumuskan dugaan ilmiah yang siap diuji secara empiris. Kesimpulannya, ketiga unsur tersebut membentuk struktur penelitian yang saling melengkapi dan menentukan koherensi keseluruhan desain penelitian

Referensi

Alfarizi, G. M., & Hermina, D. (2025). Posisi Dan Fungsi Teori Serta Literatur Review dalam Penelitian Kualitatif. As-Sulthan Journal of Education, 1(3), 541–549.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. In Rineka Cipta. Rineka Cipta.

Bungin, B. (2011). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Kencana.

Chukwuedo, S. O., & Uko-Aviomoh, E. E. (2015). Building theoretical and conceptual frameworks for quantitative research report in education. African Journal of Studies in Education, 10(2), 83–101.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Danuri, & Maisaroh, S. (2019). Metodologi penelitian pendidikan (p. 55). Samudra Biru (Anggota Biru).

Elfrianto, H., Pd, S., & Lesmana, G. (2022). Metodologi penelitian pendidikan. umsu press.

Gay, L. R., Mills, G. E., & Airasian, P. (2012). Educational research competencies for analysis and applications.

Hanifah, H., Salsabillah, L., Fitri, A. T., Febriani, R. M., & Hidayatullah, R. (2025). Landasan Teori, Penelitian Relevan, Kerangka Berpikir Dan Hipotesis Penelitian Pendidikan. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 391–404.

Kerlinger, F. N. (1966). Foundations of behavioral research. 11.

Marliyah, L. (2021). Hakekat teori dalam riset sosial. Journal of Economic Education and Entrepreneurship, 2(1), 30–37.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif, cet XI. In PT Remaja Rosdakarya.

Neuman, W. L. (2014). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches (7th ed.). Pearson Education.

Sekaran, U. (2000). Research methods For Business (Third Edit). John Willey & Sons.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuatitatif kualitatif dan R&D. In Alfabeta, Bandung.

Sukmadinata, N. S. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosadakarya. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.

Sulistyo, W. D. (2019). Pemanfaatan situs sejarah masa kolonial di Kota Batu sebagai sumber pembelajaran berbasis outdoor learning. IndonesianJournal of Social Science Education, 1(2).

Sutisna, A. (2021). Metode Penelitian Kualitatif Bidang Pendidikan. UNJ press.

Wahyuningsih, F., Sepriyanti, N., & Kustati, M. (2025). Study of the Concept of Educational Research Methodology: Research Problem, Variables, Literature Review and Hypothesis. Journal Informatic, Education and Management (JIEM), 8(1), 445–457.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-03-10

Cara Mengutip

Selvi, N., Ondeng, S., & Rahman, U. (2026). Kerangka Pikir Tanpa Arah: Kritik atas Lemahnya Fondasi Teoretis dalam Penelitian Pendidikan Modern. ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, Dan Sastra, 4(1), 25–36. https://doi.org/10.59638/isolek.v4i1.751