Fungsi Merendahkan dalam Interaksi Formal: Analisis Pragmatik Tuturan pada LCC MPR RI Kalbar 2026
DOI:
https://doi.org/10.59638/isolek.v4i2.873Kata Kunci:
Demeaning Function, Pragmatics, Linguistic Politeness, Impoliteness, Power RelationsAbstrak
Penelitian ini mengkaji tindak tutur merendahkan yang terjadi dalam interaksi formal perlombaan akademik, khususnya pada kasus Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat daerah Kalimantan Barat tahun 2026. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena tuturan juri yang dinilai merendahkan peserta, yaitu ungkapan "hanya perasaan adik-adik saja" sebagai respons atas protes peserta yang merasa jawabannya benar secara substansif. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi jenis tindak tutur merendahkan, menganalisis pelanggaran prinsip kesantunan, dan mengungkap relasi kuasa dalam tuturan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan pragmatik. Data dikumpulkan melalui teknik simak, rekam, dan catat dari dokumen video yang beredar di media sosial serta transkrip percakapan yang telah diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan juri mengandung tindak tutur ekspresif merendahkan yang melanggar maksim penghargaan (approbation maxim) dan maksim kebijaksanaan Leech, serta mengandung face-threatening act (FTA) kategori berat terhadap muka positif peserta. Selain itu, ditemukan penggunaan bahasa kuasa (language of power) yang dimanifestasikan melalui strategi penolakan dengan pendiskreditan pengalaman subjektif peserta. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa konteks formal perlombaan tidak menjamin terwujudnya kesantunan berbahasa, dan diperlukan standar kompetensi komunikatif bagi juri dalam kegiatan kompetisi akademik resmi.
Referensi
Anhar. (2025). Ketidaksantunan dalam Komunikasi Pengguna Platform X Di Indonesia. Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 200–213. https://doi.org/10.22236/imajeri.v7i2.16661
Austin, L. (1962). How To Do Things With Words.
Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some universals in language usage. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511813085
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (Fifth edition). SAGE.
Culpeper, J. (1996). Towards an anatomy of impoliteness. Journal of Pragmatics, 25(3), 349–367. https://doi.org/10.1016/0378-2166(95)00014-3
Culpeper, J. (2011). Impoliteness: Using Language to Cause Offence (1 ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511975752
Culpeper, J., & Tantucci, V. (2021). The Principle of (Im)politeness Reciprocity. Journal of Pragmatics, 175, 146–164. https://doi.org/10.1016/j.pragma.2021.01.008
detikInet. (2026). Viral cerdas cermat MPR RI, alasan artikulasi bikin warganet murka. https://inet.detik.com/cyberlife/d-8485139/viral-cerdas-cermat-mpr-ri-alasan-artikulasi-bikin-warganet-murka
Fadlilah, A., Khuzaemah, E., Zuhdi, I., & Rahmawati, R. (2023). Ketidaksantunan Berbahasa di Indonesia: Kajian Sosiolinguistik (Impoliteness in Language in Indonesia: A Sociolinguistic Study). Indonesian Language Education and Literature, 8(2), 290. https://doi.org/10.24235/ileal.v8i2.10914
Fairclough, N. (2015). Language and power (Third edition). Routledge, Taylor & Francis Group.
Fan, W. (2025). Impoliteness, power and ethics. Journal of Politeness Research, 21(2), 319–341. https://doi.org/10.1515/pr-2024-0070
Hansson, S. (2024). Coercive impoliteness and blame avoidance in government communication. Discourse, Context & Media, 58, 100770. https://doi.org/10.1016/j.dcm.2024.100770
Haugh, M., Kádár, D. Z., & Márquez Reiter, R. (2022). Offence and morality: Pragmatic perspectives. Language & Communication, 87, 117–122. https://doi.org/10.1016/j.langcom.2022.07.005
iNews. (2026a, 11 Mei). MPR minta maaf usai viral jawaban peserta lomba cerdas cermat disalahkan juri: Kami akan evaluasi. iNews.id. https://www.rctiplus.com/news/detail/inews/5380337/mpr-minta-maaf-usai-viral-jawaban-peserta-lomba-cerdas-cermat-disalahkan-juri--kami-akan-evaluasi
iNews. (2026b, 18 Mei). MPR putuskan final lomba cerdas cermat 4 pilar Kalbar tak jadi diulang. iNews.id. https://www.rctiplus.com/news/detail/inews/5385443/mpr-putuskan-final-lomba-cerdas-cermat-4-pilar-kalbar-tak-jadi-diulang
iNews Terkini. (2026, 11 Mei). Viral! Lomba Cerdas Cermat MPR, jawaban benar tapi disalahkan juri | iNews Terkini [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=rVxVW0KYl7A
Kompas TV. (2026). Polemik cerdas cermat: Respons MPR RI, peserta lomba hingga SMAN 1 Pontianak. https://www.kompas.tv/nasional/669150/polemik-cerdas-cermat-respons-mpr-ri-peserta-lomba-hingga-sman-1-pontianak
Leech, G. N. (1983). Principles of pragmatics. Longman.
Marlina, R. P., Mubarock, W. F., & Al-Fahad, M. F. (2024). Analisis Tindak Tutur dalam Film Ali dan Ratu-Ratu Queens Serta Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Triangulasi: Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajaran, 4(2), 49–57. https://doi.org/10.55215/triangulasi.v4i2.10927
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (Edition 3). Sage.
M?s?r, H., & Ak?n, G. (2024). Navigating power and impoliteness in criminal court discourse. International Journal of Legal Discourse, 9(2), 289–312. https://doi.org/10.1515/ijld-2024-2013
Putri, A. D., & Murtadlo, A. (2020). Tindak Tutur Ilokusi dalam Ujaran Kebencian pada Balasan Tweet @Safarinaswifty: Kajian Pragmatik. 4(4). https://doi.org/10.30872/jbssb.v4i4.4408
Saz-Rubio, M. M. D. (2023). Assessing impoliteness-related language in response to a season’s greeting posted by the Spanish and English Prime Ministers on Twitter. Journal of Pragmatics, 206, 31–55. https://doi.org/10.1016/j.pragma.2023.01.010
Schubert, C. (2022). Strategic functions of linguistic impoliteness in US primary election debates. Journal of Language and Politics, 21(3), 391–412. https://doi.org/10.1075/jlp.20041.sch
Searle, J. R. (1976). A classification of illocutionary acts. Language in Society, 5(1), 1–23. https://doi.org/10.1017/S0047404500006837
Searle, J. R. (2012). Speech acts: An essay in the philosophy of language. Cambridge Univ. Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139173438
Warta Ekonomi. (2026a, 12 Mei). Ini sosok juri yang salahkan jawaban benar gegara artikulasi di lomba cerdas cermat empat pilar MPR. Wartaekonomi.co.id. https://wartaekonomi.co.id/read611265/ini-sosok-juri-yang-salahkan-jawaban-benar-gegara-artikulasi-di-lomba-cerdas-cermat-empat-pilar-mpr
Warta Ekonomi. (2026b, 14 Mei). Kemenangan SMAN 1 Sambas dianulir, final lomba cerdas cermat empat pilar MPR Kalbar diulang. Wartaekonomi.co.id. https://wartaekonomi.co.id/read611603/kemenangan-sman-1-sambas-dianulir-final-lomba-cerdas-cermat-empat-pilar-mpr-kalbar-diulang
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ardi Nicola

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar | Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 09 No. 29 Makassar, Sulawesi Selatan Indonesia| International Journal of Community Service Learning is licensed under This work is licensed under Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.


