Pengembangan Motorik Halus Dalam Mempersiapkan Kemampuan Menulis Permulaan Anak Pada Kelompok B Taman Kanak-kanak Islam Sudiang Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v1i1.15Keywords:
Motorik Halus, Taman Kanak-kanak, Menulis PermulaanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak untuk mempersiapkan menulis permulaan anak pada Kelompok B Taman Kanak-kanak Islam Sudiang Asri Kota Makassar, dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi penunjang dan penghambat dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak untuk mempersiapkan menulis permulaan anak pada Kelompok B Taman Kanak-Kanak Islam Sudiang Asri Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu mengambarkan upaya pengembangan motorik halus sebagai persiapan menulis awal anak. Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan observasi. Unit analisis data adalah guru TK sebanyak 2 orang dan 30 orang anak didik. Validasi data dengan menggunakan ketekunan dan triangulasi. Dari hasil analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data kemudian disimpulkan. Dari hasil analisis data menunjukkan kegiatan guru dalam upaya mengembangkan keterampilan motorik halus anak untuk mempersiapkan menulis permulaan anak Kelompok B pada Taman Kanak-Kanak Islam Sudiang Asri Kota Makassar, bermain balok, melipat kertas, menggunting, membentuk dengan plastisin, meronce dan melukis dengan jari. Kegiatan tersebut dapat mengembangkan sembilan prasyarat menulis permulaan pada anak yaitu perkembangan kesiapan, keseimbangan, keseimbangan bahu, kontrol lengan bawah, keseimbangan pergelangan tangan, mengenggam, peranan menggunakan dua tangan, koordinasi gerakan mata dan tangan dan pengalaman sensori. Faktor penunjang dalam kegiatan pengembangan motorik halus anak adalah pada aspek guru juga mempunyai usaha dalam menarik perhatian anak didik dengan mengajak komunikasi dengan ada selingan humor, sehingga anak didik tidak merasa bosan dan tidak mengantuk saat proses pembeajaran berlangsung. Tersedianya alat permainan pengembangan motorik halus. Pada Faktor penghambat adalah aspek anak didik ketika pembelajaran dilakukan terkadang masih ada anak yang enggan untuk melakukan kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru, dimana anak didik terkadang mereka tidak memperhatikan apa yang telah diperintahkan oleh guru untuk dilakukan.
References
Abdurrahman, Mulyono. 1996. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta; Depdikbud.
Hurlock, Elizabeth B. 1978. Perkembangan Anak. Jakarta; Erlangga, Edisi keenam.
Jamaris, Martini. 2003. Perkembangan dan Pengembangan Usia Taman Kanak-kanak. Jakarta; PPS UNJ.
Landy, Joanne M. and Burridge, Keith R. 1999. Fine Motor Skills & Handwriting Activities For Young Children. The Center For Applied Research In Education.
Moeslichatoen. 2004. Metode Pengajaran di Taman Kanak-Kanak. Rineka Cipta.
Neume, Susan B. 2002. Learning To Read and Writing & Pre Writing In Pre School. Washington DC.
Neneng, 2009. Pengembangan Keterampilan Motorik halus dan Visual Motorik dalam Mempersiapkan Menulis Anak Usia 4-5 tahun, Tesis UNJ, Jakarta tidak diterbitkan.
Rini Hildayani, 2007, Psikologi perkembangan Anak, Jakarta, Universitas Terbuka
Saputra, Yudha M. 2005. Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Anak TK. Jakarta; Dikti.
Semiawan , CR. 1990. Pengenalan dan Pengembangan Bakat Sejak Dini. Bandung; Remaja Rosdakarya
Sugiyono, 2010, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung, Alfabeta
Sumanto. 1995. Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan. Jakarta; Andi Offset
Slamet Suyatno. 2005. Pembelajaran Anak Usia Dini. Jakarta. Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Tarigan, H.G. 1987. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung; Angkasa
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Tasmin Andika, Nur Alim, Usman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














