Transformasi Nilai Aswaja dalam Narasi Sastra Digital sebagai Media Pendidikan Karakter
DOI:
https://doi.org/10.59638/isolek.v4i2.1043Kata Kunci:
Aswaja, Digital Literature, Digital Narrative, Character EducationAbstrak
Artikel ini bertujuan menjelaskan bentuk transformasi nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) dalam narasi sastra digital serta relevansinya sebagai media pendidikan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka terhadap artikel-artikel ilmiah terbitan 2022-2026 yang membahas nilai Aswaja, sastra digital, digital storytelling, dan pendidikan karakter. Data dikumpulkan melalui analisis sumber primer, diikuti dengan reduksi data, kategorisasi tema, dan interpretasi kritis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tawassuth, tawazun, tasamuh, i'tidal, dan ta'awun dapat ditransformasikan menjadi narasi digital melalui tiga mekanisme utama: representasi tokoh dan konflik, pembacaan interaktif, serta multimodalitas teks, visual, dan audio. Media ini tidak hanya memberikan pembelajaran moral secara linier, tetapi juga mendorong pembelajaran reflektif, dialogis, dan partisipatif yang sesuai dengan literasi generasi digital. Dalam konteks pendidikan karakter, media ini efektif menumbuhkan sikap moderasi, empati, tanggung jawab, dan kesadaran sosial ketika dikombinasikan dengan tema, bahasa, dan kegiatan refleksi yang sesuai. Dengan demikian, transformasi Aswaja dalam sastra digital disajikan sebagai strategi pedagogis kontekstual untuk menghubungkan tradisi Islam moderat dengan lingkungan pembelajaran abad ke-21.
Referensi
Akmaliah, W. (2022). Reclaiming moderate Islam in Nahdlatul Ulama: Challenging the dominant religious authority in digital platform. Journal of Indonesian Islam, 16(1), 223–248. https://doi.org/10.15642/JIIS.2022.16.1.223-248
Astuti, N. D., Marzuki, Hajaroh, M., Prihatni, Y., Kusumawardhani, R., Hartono, A., Setiawan, A., & Aziz, M. K. N. A. (2025). Manajemen pendidikan karakter berbasis sekolah era digital di Indonesia. Jurnal Pendidikan Karakter, 16(1), 28–38. https://doi.org/10.21831/jpka.v16i1.76084
Elo, S., & Kyngäs, H. (2008). The qualitative content analysis process. Journal of Advanced Nursing, 62(1), 107–115. https://doi.org/10.1111/j.1365-2648.2007.04569.x
Elo, S., Kääriäinen, M., Kanste, O., Pölkki, T., Utriainen, K., & Kyngäs, H. (2014). Qualitative content analysis: A focus on trustworthiness. SAGE Open, 4(1), Article 2158244014522633. https://doi.org/10.1177/2158244014522633
Hidayat, I., & Samiaji, M. H. (2024). Penguatan nilai-nilai Aswaja dalam membangun karakter An-Nahdliyah mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Jurnal Nusantara Raya, 3(3), 1–12. https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/numera/article/view/12606
Imamyartha, D., Bilqis, M., Puspa, A., Hudori, R. F. A., & Wahjuningsih, E. (2024). Engaging learners in intercultural learning through digital literature circles in tertiary EFL classroom. Dinamika Ilmu, 24(2), 235–256. https://doi.org/10.21093/di.v24i2.8831
Indriani, S., & Suteja, H. (2023). Fostering reading interest through digital storytelling for young learners in the early childhood. Journal of Education and Learning (EduLearn), 17(2), 301–306. https://doi.org/10.11591/edulearn.v17i2.18372
Isbah, M. F., Hamzah, G., & Martanti, F. (2026). Integrated Aswaja values in shaping religious moderation at primary school: Integrasi nilai-nilai Aswaja dalam membentuk moderasi beragama di sekolah dasar. Indonesian Journal of Education Methods Development, 21(1), Article 1007. https://doi.org/10.21070/ijemd.v21i1.1007
Kim, D., Park, H.-R., & Vorobel, O. (2024). Enriching middle school students’ learning through digital storytelling: A multimodal analytical framework. ECNU Review of Education, 7(2), 357–383. https://doi.org/10.1177/20965311231182159
Leksana, D. M., Naqiyah, N., Khusumadewi, A., & Kurniawan, S. J. (2025). The integration of Aswaja NU values and Kohlberg’s theory as the foundation of early childhood moral education in Indonesia: A conceptual study. Jurnal Pendidikan Karakter, 16(1). https://doi.org/10.21831/jpka.v16i1.90724
Marquez, C. J. (2025). The development of digital storytelling in values formation for secondary students. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.15640352
Ogawa, R. T., & Malen, B. (1991). Towards rigor in reviews of multivocal literatures: Applying the exploratory case study method. Review of Educational Research, 61(3), 265–286. https://doi.org/10.3102/00346543061003265
Purba, H. M., Zainuri, H. S., Daffa, M. F., Nurhafizah, & Azhari, Y. (2024). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan strategi. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 2(3), 236–246. https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i3.2038
Ramadhan, Z. F. R., Juanda, & Usman. (2026). Revolusi kreativitas sastra di era AI: Literasi digital dan kompetensi AI sebagai keterampilan mahasiswa menulis cerpen sastra hijau digital. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 12(1), 65–82. https://doi.org/10.30605/onoma.v12i1.7489
Rohmah, S., Rohmah, M., Yenuri, A. A., & Syihabuddin, M. A. (2026). Developing a moderate Islamic education curriculum in the digital era. Aslim: Journal of Education and Islamic Studies, 3(3), 199–213. https://doi.org/10.63738/aslim.v3i3.126
Sari, M. V., Syukriyah, L. F., & Husna, N. N. (2024). Strategi pendidikan moderasi beragama untuk membangun generasi muda yang berjiwa toleran. Jurnal Penelitian Agama, 25(2), 321–331. https://doi.org/10.24090/jpa.v25i2.2024.pp321-331
Setyaningsih, I. (2025). Penguatan moderasi beragama dalam meningkatkan karakter moderat peserta didik di SD Negeri Ngasemlemahabang Ngimbang Lamongan. TARBAWI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(2), 297–307. https://doi.org/10.26618/w7w97589
Sholikhah, K., Hidayah, U., & Rikza, V. R. (2024). Analisis nilai-nilai Aswaja dalam konteks moderasi beragama: Studi kasus di SMP NU Simo Karanggeneng. TA’LIM: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 7(1), 60–73. https://doi.org/10.52166/talim.v7i1.5227
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Sulistianingsih, E., Aflahatun, N., Elandhini, N., & Damaris, L. G. (2026). Digital storytelling-based program for English-speaking practice and character education in an Indonesian Islamic elementary school. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 22(1), 17–36. https://doi.org/10.20414/transformasi.v22i1.14902
Surtinawati, Kasih, E. N. E. W., Afrianto, A., & Setyawan, H. (2025). Exploring digital stories for character education: A multivocal literature review. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 12(1), 47–58. https://doi.org/10.22219/kembara.v12i1.42009
Ulviani, M., Rimang, S. S., Haslinda, & Ruhaliah. (2026). Transformasi nilai Siri’ Na Pacce dalam sastra digital: Kritik sastra interdisipliner. Aksara, 38(1). https://doi.org/10.29255/aksara.v38i1.4995.355-366
Wiguna, I. W. D. P. (2024). Sastra digital sebagai inovasi pembelajaran sastra di era Society 5.0. Sandibasa II: Seminar Nasional Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 198–208. https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/sandibasa/article/view/3719
Yugo, T. Y. (2025). Pendidikan karakter berbasis Aswaja Nahdlatul Ulama di era disrupsi: Antara tantangan dan inovasi. NAHNU: Journal of Nahdlatul Ulama and Contemporary Islamic Studies, 3(1), 510–536. https://doi.org/10.63875/nahnu.v3i1.70
Yusuf, M., Rahman, K., & Hidayah, F. (2024). Enhancing elementary students’ character through Aswaja values: The contribution of Islamic religious education teachers. Jurnal Islam Nusantara, 8(1), 73–85. https://doi.org/10.33852/jurnalnu.v8i1.553
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Annisa Al Hasanah, Jana Sopia Mony, Kartina, Adelia Zurahmah, Dwi Syukriady

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Makassar | Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 09 No. 29 Makassar, Sulawesi Selatan Indonesia| International Journal of Community Service Learning is licensed under This work is licensed under Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.


