Penggunaan Fitur Talkback di Smartphone untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak Cerpen Siswa Disabilitas Netra Kelas IX

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.59638/isolek.v4i2.795

Kata Kunci:

TalkBack, Visually Impaired Students, Short Story Listening Comprehension, Assistive Technology, Inclusive Education

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemanfaatan fitur TalkBack pada smartphone dalam meningkatkan kemampuan menyimak cerpen pada siswa disabilitas netra kelas IX di SLB-A YAPTI Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah tujuh siswa tunanetra. Data penelitian dikumpulkan melalui tes (pre-test dan post-test), observasi, serta wawancara untuk mengukur peningkatan kemampuan menyimak sekaligus mengidentifikasi respons siswa terhadap penggunaan teknologi aksesibel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan fitur TalkBack mampu meningkatkan kemampuan menyimak siswa secara bertahap. Pada siklus I, peningkatan kemampuan menyimak mulai terlihat meskipun masih ditemukan kendala teknis dalam pengoperasian fitur TalkBack. Perbaikan strategi pembelajaran dan pendampingan pada siklus II menghasilkan peningkatan yang lebih signifikan dengan rata-rata peningkatan hasil belajar mencapai sekitar 30% dibandingkan kondisi awal. Selain itu, hasil wawancara menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif terhadap penggunaan TalkBack karena membantu mereka mengakses teks dan memahami isi cerpen secara lebih mandiri. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi aksesibilitas, khususnya fitur TalkBack pada smartphone, dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan menyimak siswa disabilitas netra. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi asistif berbasis perangkat mobile perlu dioptimalkan sebagai bagian dari praktik pembelajaran yang lebih inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.

Referensi

Anggraini, D. (2025). Pengembangan media audio berbantuan podcast pada aplikasi Spotify dalam pembelajaran menulis cerpen pada siswa kelas XI SMK Madani Marindal I (Doctoral dissertation). Universitas Negeri Medan.

Anwas, E. O. M., Suryono, Y., & Kuswanto, H. (2024). Studying the evolution of audiobook culture in Indonesian inclusive schools: Strategies and obstacles. Evolutionary Studies in Imaginative Culture, 442–461. https://doi.org/10.70082/esiculture.vi.1056

Aswita, D., Kamaruddin, & Ismail, N. M. (2022). Pendidikan literasi: Memenuhi kecakapan abad 21. K-Media.

Ayuandita, K., & Effendy, M. H. (2024). Model pembelajaran menyimak kritis dengan media interaktif. IAIN Madura Press.

Azzahra, A., Ibrahim, H., & Rahman, A. (2023). Mengembangkan keterampilan menyimak yang kritis di kelas tinggi. Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 3(3), 39–52. https://doi.org/10.55606/cendikia.v3i3.1380

Baktara, D. I., & Setyawan, W. (2021). Fasilitas pendidikan bagi anak tunanetra dengan pendekatan indera. Jurnal Sains dan Seni ITS. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:236660165

Budianto, A. A. (2023). Pentingnya pendidikan inklusif: Menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi semua siswa. Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi, 1, 12–19. https://doi.org/10.61397/jkpp.v1i1.10

Hanif, I., Suprinanto, & Husna, D. (2024). Implementasi pembelajaran inklusi bagi anak tunanetra di Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam. HAWARI: Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam, 4. https://doi.org/10.35706/hw.v4i2.10867

Hasani, A., Juansah, D. E., Sari, I. J., & El Islami, R. A. Z. (2020). Conceptual frameworks on how to teach STEM concepts in Bahasa Indonesia subject in the curriculum 2013. Sustainability, 13(1), 173. https://doi.org/10.3390/su13010173

Hermawan, A., Yaum, L. A., & Megaswarie, R. N. (2023). Penerapan aplikasi TalkBack dalam pelaksanaan pembelajaran siswa tunanetra kelas XI di SLB Negeri Branjangan Jember. Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti, 1, 109–116.

Hermawanto, F., Sabiku, S. A., & Dai, M. (2019). Aplikasi pembaca tunanetra menggunakan smartphone Android. Jurnal Teknologi Informasi Indonesia (JTII), 4(1), 40–47. https://doi.org/10.30869/jtii.v4i1.375

Isnayanti, A. N. (2025). Integrasi pembelajaran mendalam (Deep Learning) dalam kurikulum sekolah dasar: Tantangan dan peluang. CJPE: Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8, 911–920. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.2.2025.6027

Lestari, D. A. (2023). Penggunaan media audio pada anak tunanetra tingkat SMP di SLBN 1 Bukittinggi. As-Syar'i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(1), 547–550. https://doi.org/10.47467/as.v6i1.4297

Lutfio, M. I., Akbar, M., & Pratama, H. (2023). Penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus. Jurnal Pendidikan, 32(1), 121–128. https://doi.org/10.32585/jp.v32i1.3489

Munthe, D. A. Y., Hasibuan, T. P., Sukma, D. P., Irfani, S. Y., & Deliyanti, Y. (2023). Analisis kemampuan menyimak siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 2(2), 48–56. https://doi.org/10.55606/jurribah.v2i2.1405

Nasution, R. A., Rijali, S., & Pane, A. (2025). Keterampilan menyimak sebagai bagian integral keterampilan berbahasa. Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2), 313–321.

Nurhikmah & Awalya. (2021). Pengembangan pembelajaran anak penyandang tunanetra dengan menggunakan pembaca layar NVDA di masa pandemi di SLB Al Imam Luwu. Jurnal Literasi Digital, 1(3), 186–191. https://doi.org/10.54065/jld.1.3.2021.62

Senjam, S. S., & Primo, S. A. (2022). Challenges and enablers for smartphone use by persons with vision loss during the COVID-19 pandemic. Frontiers in Public Health, 10. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.912460

Sepsita, V., & Wijaya, Z. C. (2024). Penerapan metode multisensori dalam pembelajaran anak disleksia di tingkat sekolah dasar. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:283211349

Sholihah, H., Alisa, F., & Widayati, W. (2024). Analisis cerpen sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia. Journal of Education Research, 5(4), 4991–4997. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1563

Sufanti, M. (2016). Jenis materi ajar cerita pendek dalam buku siswa Bahasa Indonesia SMA dan relevansinya dengan Kurikulum 2013. Bahastra, 36(1), 67. https://doi.org/10.26555/bahastra.v36i1.5059

Sukmana, O. (2020). Program peningkatan keterampilan bagi penyandang disabilitas netra. Sosio Konsepsia, 9(2), 132–146. https://doi.org/10.33007/ska.v9i2.1799

Sulastri, dkk. (2024). Pengaruh aplikasi TalkBack terhadap kemampuan pemahaman huruf abjad pada disabilitas netra. JOEAI: Journal of Education and Instruction, 7, 732–739.

Utami, S. R. (2023). Kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 25–36. https://doi.org/10.37286/ojs.v9i1.216

Yaqin, M. A. (2025). Pengaruh pemanfaatan artificial intelligence terhadap aksesibilitas literasi digital penyandang disabilitas tunanetra berbasis aplikasi screen reader pada smartphone (Doctoral dissertation). Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Zulfitrah, Said, A., & Mutahara B, N. (2023). Pengembangan modul digital pembelajaran daring tunanetra. Jurnal MediaTIK, 116–118. https://doi.org/10.59562/mediatik.v6i3.3094

Diterbitkan

2026-09-26

Cara Mengutip

Firdaus, F., Erniati, E., Tumpu, A. B., & Syukriady, D. (2026). Penggunaan Fitur Talkback di Smartphone untuk Meningkatkan Kemampuan Menyimak Cerpen Siswa Disabilitas Netra Kelas IX. ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, Dan Sastra, 4(2), 125–131. https://doi.org/10.59638/isolek.v4i2.795

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>